Kemenristekdikti Imbau Dosen Sadari Kemampuan Membimbing

dosen-ilustrasi-_130515182308-978
Print Friendly

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) mengimbau dosen absensi membimbing mahasiswa dalam tugas akhir. Menurut Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti Intan Ahmad, sesuatunya harus dilakukan secara cermat.

Ia meminta dosen membimbing mahasiswanya dengan baik. Artinya, tidak abai dan penyajian setiap. “Ini berlaku di negara mana saja. Mahasiswa juga harus kerja keras,” kata Intan di Jakarta Rabu (4/10).

Ia mengingatkan dosen mengukur kapasitasnya penjadi pembimbing dan menjalankan perannya mengajar. Sebab, menurut dia, tidak sedikit dosen memiliki jabatan struktural di perguruan tinggi yang menyita waktu. “Jadi kemampuan harus jujur ​​pada diri sendiri, mampu membimbing berapa orang,”

Ia ingat seorang pembimbing tak bisa menyamaratakan setiap mahasiswa. Sebab, masing-masing mahasiswa memiliki kemampuan dan kesulitan sendiri. Intan belajar pendidikan itu tentang hasil belajar. Begitu, menurut dia, ada mahasiswa belum mencapai hasil maksimal, dosen itu harus memberi perhatian lebih.

Komentar

comments