Tindak Lanjuti Perubahan Kurikulum, STIE JB Gelar Rapat Pleno Rencana Pembelajaran Semester

Tindak Lanjuti Perubahan Kurikulum, STIE JB Gelar Rapat Pleno Rencana Pembelajaran Semester Diupload pada 2019-03-12

STIE JB - Ketua STIE Jambatan Bulan Bapak Tharsisius Pabendon, SE.,MM bersama para pejabat struktural mengadakan rapat pleno, guna untuk menyamakan presepsi sekaligus melinearkan materi pembelajaran pada semester berikut yang sesuai dengan kurikulum 2018. Rapat pleno ini dilaksanakan mulai dari tanggal 18 sampai dengan 22 Februari 2019, di ruang Audotorium STIE JB, lantai 2. Didasarkan adanya perubahan kurikulum STIE Jambtan Bulan, yang sebelumnya STIE JB menggunakan kurikulum 2017, saat ini STIE Jambatan Bulan sudah menggunakan kurikulum 2018 KKNI sesuai dengan instruksi dari Kemenristekdikti terkait dengan pengembangan kurikulum untuk menghadapi tantangan yang ada saat. Bapak Abu Bakar, SE. M.Si selaku Ketua Prodi Ekonomi Pembangunan, sekaligus yang memimpin rapat pleno ini, saat ditemui di ruang kerjanya menjelaskan bahwa “ terkait perubahan kurikulum yang di instruksi oleh Kemenristekdikti, maka setiap dosen harus menyusun materi pembelajarannya sesuai dengan kompetensi – kompetensi yang sudah dirancang dalam kurikulum yang ada, baik itu kompetensi pengetahuan, sikap, keterampilan umum maupun keterampilan khusus”. Lanjut Abu Bakar, bahwa “ tujuan dari rapat pleno kemarin yaitu untuk menyamakan presepsi – presepsi sekaligus melinearkan materi pembelajaran antara mata kuliah dasar dibawa dengan mata kuliah – mata kuliah yang ada di semester atas, agar kemampuan – kemampuan yang dibutuhkan di semester atas itu, dasarnya sudah dipelajari di semester bawa”.Dengan adanya rapat pleno kemarin kita harapkan dosen semakin kreatif menyusun materi pembelajarannya demi tercapainya kompetensi yang sudah dirancang dalam pembelajaran. “Untuk antusias dosen sendiri selama pelaksanaan, hampir semua dosen hadir, hanya memang ada beberapa yang tidak hadir karena ada kesibukkan lain atau tugas yang tidak bisa di tinggalkan, tapi pada akhirnya semua RPS dapat terinput, dapat terkumpul tepat waktu sebelum pelakasanaan pembelajaran dimulai.” Ucapnya.


Follow-Up on Changes in Curriculum, STIE JB Holds Semester Learning Plenary Meeting Posted on 2019-03-12

STIE JB – The head of STIE Jambatan Bulan Mr. Tharsisius Pabendon, SE., MM Together with structural officials held a plenary meeting, in order to equalize perceptions while synchronizing learning material in the following semester in accordance with the 2018 curriculum. This plenary meeting was held from the 18th until 22 February 2019, in the STIE JB Auditorium 2nd floor. Based on the changes in the STIE Jambatan Bulan curriculum, previously STIE JB used the 2017 curriculum, currently the STEP Jambatan Bulan has used the 2018 KKNI curriculum in accordance with instructions from the Ministry of Research and Technology related to curriculum development to face current challenges. Mr Abu Bakar, SE. M.Si as head of the Development Economics Study Program, and also head this plenary meeting, when met in his office explained that "related to curriculum changes instructed by the Ministry of Research, Technology and Higher Education, each lecturer must arrange learning materials in accordance with competencies that have been designed in the curriculum. existing, both knowledge competencies, attitudes, general skills and special skills ". Abu Bakar continued, "the purpose of yesterday's plenary meeting was to equalize perceptions while harmonizing learning material between basic courses taken with courses in the upper semester, so that the abilities needed in the semester above, basically have learned it initial"With the plenary meeting yesterday we expected the lecturers to be more creative in compiling their learning material in order to achieve the competencies that had been designed in learning. "For the enthusiasm of the lecturers themselves during the implementation, almost all the lecturers were present, only indeed there were some who were absent because there were other activities or tasks that could not be left behind, but in the end all of RPS could be inputted, can be collected on time before the implementation of learning begins." He said.


Dokumentasi Kegiatan

Agenda Kegiatan

Belum ada agenda untuk beberapa waktu kedepan