STIE JB Wisuda 92 Lulusan Program Sarjana Strata Satu dan Diploma Tiga

STIE JB Wisuda 92 Lulusan Program Sarjana Strata Satu dan Diploma Tiga Diupload pada 2019-04-13

STIE JB – STIE Jambatan Bulan kembali meluluskan 92 wisudawan/wisudawati Program sarjana Strata Satu (S1) dan Diploma Tiga (D3). Sebanyak 92 lulusan sarjana strata satu dan diploma tiga yang terdiri dari 89 strata satu (Ekonomi Pembangunan) dan 13 diploma tiga (Manajemen Keuangan). Upacara Wisuda Program sarjana Tahun Akademik 2018/2019 ini berlangsung di gedung Tongkonan jalan Samratulangi, Kamis (04/04/2019) yang dipimpin oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Jambatan bulan, Bapak Tharsisius Pabendon, S.E., MM. Upacara wisuda dilaksanakan tepat pukul 09.00 WIT, Wisudawan/Wisudawati memasuki ruangan yang diiringi dengan tarian Papua dan anggota Senat STIE Jambatan Bulan memasuki ruangan diringi lagu Eme Neme Yauware. Wisuda Sarjana Strata Satu (S1) Angkatan XIV dan Wisuda Diploma Tiga (D3) Angkatan XI STIE Jambatan Bulan Tahun Akademik 2018/2019 dibuka oleh Ketua STIE Jambatan Bulan Tharsisius Pabendon, SE.,MM dengan memukul tifa bertanda acara wisuda secara resmi dibuka. Hadir dalam upacara wisuda tersebutKepala LLDIKTI Willayah XIV, Papua dan Papua Barat, Bapak Dr. Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., M.Phil, yang diwakili oleh Sekretaris Pelaksana LLDIKTI Bapak Agung Nugroho Marey, S.Pd., M.Pd, Ketua Yayasan Jambatan Bulan Muhammad Jambia Wadan Sao, SH, Pembina Yayasan Jambatan Bulan Yulius Songgo, Bupati Kabupaten Mimika yang diwakili oleh asisten 3 sekretaris daerah kabupaten mimika Bapak Dr. Inyoman Putu Arka Pastor Ignasius Manting Pabendon, dan beberapa penjabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah lainnya. Dalam wisuda Tahun Akademik 2018/2019 yang dilaksanakan di gedung Tongkononan, terdapat lulusan terbaik yakni Tuti Fitriani dari Program Studi Ekonomi Pembangunan menjadi lulusan S1 terbaik dengan IPK 3,98 sementara itu Murnitasari Program Studi Manjemen Keuangan menjadi lulusan D3 terbaik dengan IPK 3,93. Ketua STIE Jambatan Bulan dalam pidatonya menyampaikan “pada bagian penutup pidato saya pada upacara wisuda STIE JB tahun lalu, bahwa kita sedang mengalami era revolusi yang disebut Revolusi Industri4.0. Ciri utama era ini adalah optimalisasi sistem kerja dengan memanfaatkan teknologi tinggi berbasis digitalis yang mendorong proses multiplikasi kreativitas dan inovasi yang begitu cepat. Dalam pandangan saya ada dua aspek kunci dalam menghadapi era ini yaitu 1. Kemampuan memanfaatkan jaringan komunikasi yang efektif dan efisien, serta 2. Kemampuan mengenali dan memanfaatkan bakat diri.” Pada era ini, senergitas yang kuat antara pemerintah dan swasta adalah syarat mutlak yang tidak dapt dipungkiri, pemerintah harus tanggap serta memiliki kemampuan dalam menyediakan perangkat infrastruktur maupun pelengkap telekomunikasi dan sistem imformasi layanan publik yang berkualitas bagi masyarkat, sedangkan di pihak lain, para swasta harus mampu memanfaatkan infrastruktur telekomunikasi dan sistem informasi layanan publik secara optimal dan produktif yang melahirkan produk dan layanan jasa yang bernilai ekonomi tinggi”. “kesemua kondisi di atas tentunya membutuhkan aktor – aktor penggerak dan pelaku yang berkualitas secara multidimensional pada berbagai aspek kecerdasan, serta mampu memberdayakan berbagai kecerdasannya secara baik untuk menghasilkan berbagai produk pemenuh kebutuhan manusia (kebutuhan hidup, kebutuhan sosial – psikologi, dan kebutuhan integratif). Untuk pemenuhan kebutuhan ini pulalah setiap perguruan tinggi dituntut pada kondisi ideal, melalui sistem dan mekanisme proses pendidikan dan pembelajaran yang diterapkan pada institusinya, setiap peguruan tinggi hendaknya dapat menjawab tantangan dinamika kebutuhan sumberdaya manusia dari tiap masa. Bila ini bisa dipenuhi oleh setiap perguruan tinggi, maka perguruan tinggi benar – benar mampu memosisikan dirinya secara strategis dalam mendorong pertumbuhan dan pembangunan daerah. Namun bila tidak sama sekali, maka sesungguhnya keberadaan suatu perguruan tinggi di suatu daerah hanyalah sebuah mesin produksi masalah bagi daerah bersangkutan”. Jelas Ketua STIE JB Lanjut Pabendon, “STIE Jambatan Bulan memberikan perhatian serius pada usaha meningkatkan semangat cinta toleransi dalam kehidupan berbangsa bagi para mahasiswa. Seluruh proses pembinaan para mahasiswa STIE JB senantiasa diarahkan pada kemampuan membangun kerjasama tim dalam semangat toleransi yang kuat dengan melibatkan unsur – unsur perekat semangat toleransi. Demikian juga, melalui sistem tata kelola organisasi dan akademik yang mengakomodir semua golongan berdasarkan asas keadilan, yaitu pengambilan kebijakan penghargaan berdasarkan prestasi kinerja, diharapkan dalam diri ssetiap mahasiswa STIE JB akan memiliki semangat keadilan yang tinggi dalam berkompetisi. Dengan demikian mereka akan terbentuk sebagai pribadi – pribadi yang “kritis dan ulet” sesuai dengan visi pengembangan STIE JB 2016-206 yaitu “Menghasilakan Lulusan Kritis dan Ulet Yang Dikenal di Tingkat Lokal dan Nasional”. “Harapannya, dengan gelar kesarjaan pada diri anda tidaklah samasekali berarti anda sekarang lebih banyak tahu, namun sebaliknya anda semakin menyadari bahwa dalam kompleksitas sistem kehidupan ini anda banyak tidak tahu. Dengan demikian, sandangan gelar sarjana pada diri anda akan menjadikan anda orang – orang yang senantiasa belajar, senantiasa gemar mencari hikmat pada siapa dan apa saja. Jangan pernah meremehkan pekerjaan yang sederhana karena melalui pekerjaan yang sederhanalah anda akan dipercaya melakukan pekerjaan yang lebih kompleks dan membutuhkan tanggung jawab lebih besar”. Ujarnya. “ucapan terimakasih banyak kepada orang tua calon wisudawan/wisudawati atas kepercayaan anda terhadap kami semua unsur pelaksana pendidikan dan pembelajaran di STIE JB, baik sebagai pribadi maupun sebagai bagian dari organisasi STIE JB, untuk membina anak – anak anda kurang lebih empat tahun. Mohon maaf atas segala kekurangan kami karena sebagai manusia biasa kami tidak terlepas dari kekhilafan dan doa kami semoga kebaikan hati bapak/ibu sekalian dalam usaha yang pantang menyerah mendorong, menyemangati, dan membekali anak – anak anda selama mengikuti pendidikan di STIE Jambatan Bulan mendapat ganjaran yang setimpal dari tuhan yang maha pengasih” tambahnya.


STIE JB Graduation 92 Graduates of the Undergraduate and Diploma Programs Posted on 2019-04-13

STIE JB - STIE Jambatan Bulan again graduated 92 graduates of the Undergraduate (S1) and Diploma Three (D3) programs. A total of 92 undergraduate graduates and Diploma three consisting of 89 undergraduate (Development Economics) and 13 Diploma three (Financial Management). This Graduation Ceremony for the 2018/2019 Academic Year undergraduate program took place at the Tongkonan building Samratulangi street, on Thursday 04 April 2019 led by the Head of Economic High School (STIE) Jambatan Bulan, Mr Tharsisius Pabendon, S.E., MM. The graduation ceremony was held at 09.00 a.m WIT, Graduates entered the room accompanied by Papuan dances and members of the STIE Senate Jambatan Bulan entered the room with the song Eme Neme Yauware. Graduation for Undergraduate (S1) the XIV and Graduation of Diploma Three (D3) generation XI STIE Jambatan Bulan of Academic Year 2018/2019 was opened by the Head of STIE Jambatan Bulan Tharsisius Pabendon, SE., MM by hitting the tifa as a sign the graduation ceremony officially opened Present at the graduation ceremony Head of LLDIKTI Willayah XIV, Papua and West Papua, Dr. Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed., M.Phil, represented by LLDIKTI Executive Secretary, Mr. Agung Nugroho Marey, S.Pd., M.Pd, Chair of the Jambatan Bulan Foundation Muhammad Jambia Wadan Sao, SH, The coach of the Jambat Bulan Foundation Yulius Songgo, the Regent of Mimika Regency, represented by the Regional Secretary, Dr. I visited Father Ignasius Manting Pabendon, and several other Regional Leadership Communication Forums. In the graduation of the 2018/2019 Academic Year held at the Tongkononan building, there were the best graduates namely Tuti Fitriani from the Development Economics Study Program to become the best S1 graduate with a 3.98 GPA while Murnitasari's Financial Management Study Program became the best D3 graduate with GPA of 3.93 In his speech, the Chair of the STIE Jambatan Bulan conveyed "in the closing part of my speech at last year's STIE JB graduation ceremony, that we are experiencing an era of revolution called the Industrial Revolution. The main characteristic of this era is the optimization of the work system by utilizing high-tech digitalis-based which drives the process of multiplying creativity and innovation so quickly. In my view, there are two key aspects in dealing with this era, namely: 1. The ability to use effective and efficient communication networks, and 2. The ability to recognize and utilize self-talents. ”In this era, strong government and private citizenship is an absolute requirement that is not can be denied, the government must be responsive and have the ability to provide infrastructure and telecommunications complementary equipment and a quality public service information system for the community, while on the other hand, the private sector must be able to utilize telecommunication infrastructure and public service information systems optimally and productively that produce products and services with high economic value ". "All of the conditions above certainly require multidimensional quality actors and actors in various aspects of intelligence, as well as being able to empower various intelligence well to produce various fulfillment products for human needs (necessities, social needs - psychology, and integrative needs). To fulfill this need, every university is required to be in an ideal condition, through the system and mechanism of the process of education and learning that is applied to its institutions, every college must be able to answer the challenges of the dynamics of human resource needs from each period. If this can be fulfilled by every university, then the university is truly able to position itself strategically in promoting regional growth and development. But if not at all, then the actual existence of a university in an area is only a machine for producing problems for the region concerned. Obviously the Chairperson of STIE JB Pabendon continued, "STIE Jambatan Bulan gave serious attention to efforts to increase the spirit of tolerance in national life for students. The whole process of fostering STIE JB students is always directed at the ability to build teamwork in the spirit of strong tolerance by involving the adhesive elements of spirit of tolerance. Likewise, through an organizational and academic governance system that accommodates all groups based on the principle of justice, that is, awarding policy decisions based on performance achievements, it is expected that each STIE JB student will have a high spirit of justice in competing. Thus they will be formed as individuals who are "critical and resilient" in accordance with the vision of developing STIE JB 2016-206 namely "Producing Critical and Tenacious Graduates Known at Local and National Levels". "The hope is that with a degree of loyalty to yourself it does not mean that you now know more, but instead you are increasingly aware that in the complexity of this life system you don't know much. Thus, a degree degree in yourself will make you people - people who always learn, always like to look for wisdom in who and what. Never underestimate a simple job because through simple work you will be trusted to do more complex work and require greater responsibility ". He said. "Thank you very much to the parents of prospective graduates for your trust in all of the implementing elements of education and learning at STIE JB, both as individuals and as part of the STIE JB organization, to foster your children for approximately four years. We apologize for all our shortcomings because as ordinary human beings we can not be separated from mistakes and prayers. We hope that the kindness of your father / mother in an unyielding effort encourages, encourages, and equips your children while attending education at STIE Jambat Bulan is rewarded worthy of an all-loving God, "he added.


Dokumentasi Kegiatan

Agenda Kegiatan

Belum ada agenda untuk beberapa waktu kedepan